Siapa lagi yang menghargimu jika engkau acuh terhadapny?
kesombonganmu...
seolah engkau saja yang bgtu pantas membusungkan dada..
tajam matamu, memandang bak menerkam lalu binasa
kau tahu,mata itu seharusnya mencurah kasih yang lama sirna.
lipstik memerahkan dunia,
menggandeng kemeja merana..
kenapa tidak,blum sempurna sudah berjaga
menganga,terbuka,seperti koyak pula,
rambutmu apalah daya, hembusan angin kian membuatny girang menari
menari nari bak ilalang berduri.
tak apa,cerita tidak sesingkat waktu,,
malam berlalu,sedang engkau siap menutup entah itu malu.
Buat temen temen
BalasHapus