Jalan ini tiada berujung,
Mendaki dan menurun
Bila tiba engkau dimana,
Sendi sendi rapuh tak bermaya..
Jalan ini tiada berujung,
Sepertiga darinya berjalan seperlunya
Seperti yang tertunda,atau berhenti selamanya
Tapi,,
Yang usang,yang redam,,
Tersimpan dalam..
Lalu..
Tika rebah mengasah tajam...
koleksi puisi bagus
Rabu, 24 September 2014
pasrah
Indah..
Kau suguhkan kepura-puraan di atas meja yg ku gelar
Akan menjadi lebih indah jika engkau tuangkan gelas kebohongan
Aku tergugah,,
Aku tergugah mendengar drama yang engkau tata sedemikian rupa
Suapilah aku,,
Ku telan walau bercampur pilu,
Ku tenggak jua empeduw
Indah..
Kau suguhkan kepura-puraan di atas meja yg ku gelar
Akan menjadi lebih indah jika engkau tuangkan gelas kebohongan
Aku tergugah,,
Aku tergugah mendengar drama yang engkau tata sedemikian rupa
Suapilah aku,,
Ku telan walau bercampur pilu,
Ku tenggak jua empeduw
Indah..
sbuah janji
Bila tiba saatny nanti, kita kan saling menepati yng lama teringkari
Meski malam ini kembali,,
Meski malam ini kembali,,
Kamis, 04 September 2014
GAZA GEJOLAK TERTUNDA
Gejolak reda tertunda
Air mata,darah adlah bekas tertunda
Namun peluru menunggu aba-aba
Inikah musim yang gugur,banyak nyawa bertabur?
Tenanglah saudara,bibit menjdi saksi mata
Tenanglah saudari, bayimu menunggu gagah nanti
Gejolak mash menanti
Entah terkoyak nanti,atau terhiyanati
Gaza masih tetap berdiri
Bahkan lebih ingin berdiri lebih tinggi
Langganan:
Komentar (Atom)