Gejolak reda tertunda
Air mata,darah adlah bekas tertunda
Namun peluru menunggu aba-aba
Inikah musim yang gugur,banyak nyawa bertabur?
Tenanglah saudara,bibit menjdi saksi mata
Tenanglah saudari, bayimu menunggu gagah nanti
Gejolak mash menanti
Entah terkoyak nanti,atau terhiyanati
Gaza masih tetap berdiri
Bahkan lebih ingin berdiri lebih tinggi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar